Oxford vs Majapahit: Mengungkap Sejarah Universitas Oxford yang Lebih Tua Dibanding Kerajaan Majapahit
Sejarah Universitas Oxford Lebih Tua Dibanding Kerajaan Majapahit
Tahukah kamu bahwa Universitas Oxford di Inggris ternyata lebih tua dibanding Kerajaan Majapahit di Nusantara? Fakta ini sering mengejutkan banyak orang, apalagi jika kita membandingkan kemegahan Majapahit yang terkenal sebagai salah satu kerajaan terbesar di Asia Tenggara dengan sebuah institusi pendidikan di Eropa.
Awal Berdirinya Universitas Oxford
Universitas Oxford mulai dikenal sejak tahun 1096, meski belum berbentuk kampus modern seperti sekarang. Pada masa itu, sudah ada kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan oleh para sarjana di kota Oxford, Inggris. Perkembangan Oxford semakin pesat ketika Raja Henry II melarang mahasiswa Inggris belajar di Universitas Paris pada tahun 1167. Sejak saat itu, Oxford menjadi pusat pendidikan tinggi yang bergengsi.
Lahirnya Kerajaan Majapahit
Sementara itu, Kerajaan Majapahit berdiri pada tahun 1293 M setelah runtuhnya Kerajaan Singasari. Majapahit mencapai masa kejayaan pada abad ke-14 di bawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada. Wilayah kekuasaannya membentang luas dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga sebagian wilayah Filipina dan Semenanjung Malaya.
Perbandingan Usia
Jika dihitung, Universitas Oxford sudah aktif sekitar 200 tahun sebelum Majapahit berdiri. Artinya, ketika Gajah Mada baru mempersatukan Nusantara, Oxford sudah lebih dulu dikenal sebagai pusat pendidikan di Eropa. Fakta ini menunjukkan bahwa perjalanan sejarah di belahan dunia yang berbeda memiliki keunikan masing-masing.
Makna yang Bisa Dipetik
Perbandingan usia ini tidak untuk merendahkan atau meninggikan salah satu, melainkan untuk menunjukkan bahwa peradaban manusia berkembang dengan jalannya sendiri. Nusantara memiliki kejayaan dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya melalui Majapahit, sedangkan Eropa membangun fondasi pendidikan tinggi melalui Oxford.
Comments
Post a Comment